TUGAS BLOG 4 : “Bagaimana Menghubungkan Dua Komputer Menggunakan Kabel UTP , Satu Komputer dengan Hub”

8 May

Sebelum kita menuju topik utama, yakni cara menghubungkan dua komputer dengan menggunakan kabel UTP dan satu komputer menggunakan hub terlebih dahulu saya akan menjelaskan mengenai kedua komponen penghubung ini.

Kabel UTP

Image

Kabel UTP merupakan salah satu media transmisi yang paling banyak digunakan untuk membuat sebuah jaringan local (Local Area Network), selain karena harganya relative murah, mudah dipasang dan cukup bisa diandalkan. Sesuai namanya Unshielded Twisted Pair berarti kabel pasangan berpilin/terbelit (twisted pair) tanpa pelindung (unshielded). Fungsi lilitan ini adalah sebagai eleminasi terhadap induksi dan kebocoran.
Terdapat beberapa jenis kategori kabel UTP ini yang menunjukkan kualitas, jumlah kerapatan lilitan pairnya, semakin tinggi katagorinya semakin rapat lilitannya dan parameter lainnya seperti berikut ini:

  • Kabel UTP Category 1
    Digunakan untuk komunikasi telepon (mentransmisikan data kecepatan rendah), sehingga tidak cocock untuk mentransmisikan data.
  • Kabel UTP Category 2
    Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai dengan 4 Mbps (Megabits per second)
  • Kabel UTP Category 3
    Digunakan pada 10BaseT network, mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1Mbps. 10BaseT kependekan dari 10 Mbps, Baseband, Twisted pair.
  • Kabel UTP Category 4
    Sering digunakan pada topologi token ring, mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 16 Mbps
  • Kabel UTP Category 5
    mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 100 Mbps,
  • Kabel UTP Category 5e 
    mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps (1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 100 MHz.
  • Kabel UTP Category 6
    Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps (1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 200 MHz. Secara fisik terdapat separator yg terbuat dari plastik yang berfungsi memisahkan keempat pair di dalam kabel tersebut.
  • Kabel UTP Category 7 gigabit Ethernet (1Gbps), frekwensi signal 400 MHz

Untuk pemasangan kabel UTP, terdapat dua jenis pemasangan kabel UTP yang umum digunakan pada jaringan komputer terutama LAN, yaitu Straight Through Cable dan Cross Over Cable.

Straight Through Cable

Straight Through Cable atau Kabel Straight adalah kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara satu ujung dan ujung lainnya. Kabel Straight ini biasa digunakan untuk menghubungkan dua jenis device yang berbeda.

Adapun urutan standar Straight Through Cable yang sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai  sesuai  standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:

Image

Kabel Straight inilah yang akan digunakan sebagai penghubung antara satu komputer dengan hub.

Cross Over Cable

Cross Over Cable atau Kabel Cross Over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara satu ujung dengan ujung lainnya. Biasanya urutan kabel ini digunakan untuk menghubungkan dua device yang sama, dalam hal ini dapat dikatakan dua komputer yang sama.

Adapun urutan standar Cross Over Cable adalah seperti di gambar berikut:

Image

*) dari 8 buah kabel yang ada di kabel UTP ini (baik Straight Through Cable maupun Cross Over Cable), hanya terdapat empat buah kabel saja yang digunakan untuk mengirim atau menerima data, yaitu kabel pin no 1, 2, 3, dan 6.

Nah, sekarang mari mencoba menghubungkan dua komputer dengan kabel UTP dan satu komputer dengan menggunakan hub.


# Menghubungkan dua komputer dengan menggunakan kabel UTP

Dalam hal ini, kedua devices merupakan jenis yang sama. Maka, dapat digunakan kabel UTP sebagai alat penghubung antara kedua komputer tersebut.

Baiklah, sebelum kita memulai menghubungkan kedua komputer tersebut, kita harus mempersiapkan peralatan yang diperlukan agar dapat menghubungkan jaringan dengan menggunakan kabel UTP.

Berikut beberapa perlengkapan yang harus disiapkan:

  1. Komputer/Notebook yang dilengkapi Kartu Jaringan (LAN Card/Ethernet);
  2. Kabel Jaringan dengan jenis UTP Cat 5 dan Konektor Kabel (RJ45). Penggunaan kabel yang memiliki kualitas baik akan membantu meningkatkan performance LAN yang akan dibangun nantinya.
  3. Tang Kabel. Digunakan untuk menjepit kabel ke konektor.
  4. Sistem Operasi yang mendukung fitur Networking.

Nah, setelah perlengkapan di atas telah terpenuhi, mari kita mulai langkah-langkah awal menghubungkan jaringan:

1. Membuat kabel UTP

Untuk menghubungkan 2 komputer atau laptop diperlukan susunan kabel Cross-Over (atau Cross) sebagai berikut:

Ujung I :
P/O – O – P/H – B – P/B – H – P/C – C.

Ujung II :
P/H – H – P/O – B – P/B – O – P/C – C.

Keterangan:

P/O = Putih Orange.

O = Orange.

P/H = Putih Hijau.

B = Biru.

P/B = Putih Biru.

H = Hijau.

P/C = Putih Coklat.

C = Coklat.

Dapat dilihat, sebenarnya yang dipakai hanyalah 4 jalur saja yakni jalur 1,2,3,6. Jalur 1,2 dipakai untuk transmit/kirim; sedangkan jalur 3,6 dipakai untuk receive/terima.

2. Memasangkan Konektor Kabel (RJ45) pada kabel UTP

Setelah susunan kabel UTP sudah anda selesaikan, dan benar. Mari lanjutkan langkah berikutnya!
Rapikan kabel-kabel yang sudah disusun oleh anda sebelumnya, gunakan gunting atau tang crimping agar mendapat hasil guntingan yang rapi dan lurus, lalu masukkan ke dalam connector RJ45. Perhatikan pada tahap ini, anda harus benar-benar berhati-hati dalam memasukkan kabelnya dan memasang konektor tersebut.

Perhatikan pemasangan kabel, posisi kaitan (hook) pada connector RJ 45 harus berada di bawah. Usahakan ada sedikit bagian dari kulit kabel UTP yang ikut masuk ke connector RJ 45 (supaya lebih kuat, tidak mudah goyang). Setelah itu jepitlah ujung connector menggunakan tang crimping (proses terminasi).

Setelah kedua ujung kabel di-terminasi, selanjutnya tancapkan masing-masing ujung ke port LAN card yang ada di PC atau Notebook.

3. Setting alamat IP (IP address)

 Setelah anda berhasil melewati tahap memasukkan kabel UTP ke dalam konektor RJ45, langkah selanjutnya adalah melakukkan Setting IP Address. 
Adapun cara melakukan Setting IP Address adalah sebagai berikut:
  1.  Klik Start >> Control Panel >> Network Connections hingga tampil jendela Network Connections.
  2.  klik kanan icon jaringan yang berada di bawah baris LAN or High-Speed Internet kemudian pilih properties sehingga muncul jendela Local Area Connection Properties.
  3. Klik (centangi) pada “Use the following IP address” Kemudian pada baris IP address, isikan alamat IP komputer yang kita inginkan, dengan contoh format seperti 192.168.0.1 (biasanya IP 192.168.0.1 ini digunakan untuk IP server). Perlu diketahui bahwa alamat IP sebuah komputer ini tidak boleh sama dengan alamat IP komputer yang lainnya. Yang membedakan hanya angka digit yang terakhir, misalkan kita tentukan alamat IP computer yang lainnya dengan 192.168.0.2, atau bisa juga 192.168.0.3 jika mempunyai banyak computer dalam satu jaringan.Setelah itu, pada baris “Subnet mask” isikan dengan 255.255.255.0 (biasanya angka ini akan terisi otomatis ketika mengklik OK).Pada baris “Default gateway” dikosongkan saja. Alamat ini biasanya diisikan pada computer client untuk mengakses internet dari computer server.Jika sudah, lanjutkan dengan menekan OK kemudian akan kembali ke jendela Local Area Connection Properties dan sebelum menekan OK lagi, centangi (klik) pada “Show icon in notification area when connected”, hal ini bertujuan agar ketika koneksi sudah berjalan maka akan muncul icon (berupa gambar 2 buah kotak yang berhimpitan) pada kanan bawah.
  4. Pengaturan alamat IP untuk satu komputer telah selesai.

Ulangi langkah-langkah tersebut untuk melakukan pengaturan alamat IP pada komputer yang satunya.

4. Menguji koneksi LAN

setelah melakukan pengaturan alamat IP berhasil, sekarang lakukan test koneksi kedua buah computer tersebut dengan cara ketik ping diikuti alamat IP dari satu computer ke computer yang lain dan kemudian lakukan sebaliknya.

Dengan cara, Klik Start >> Run >> kemudian ketikkan ping 192.168.0.1 kemudian tekan OK atau ENTER (atau juga bisa lewat DOS Command).

 Koneksi sukses ditandai dengan munculnya pesan “Reply xxx from xxx …” pada layar dan selanjutnya Anda dapat bereksperimen dengan melakukan aktifitas lain seperti sharing printer, browsing internet dan lainnya. Jika koneksi belum berhasil, maka pesannya adalah “Request timeout”, jika demikian coba restart kedua komputer tersebut.
-Silakan Mencoba!-

sumber :

Murvianto, Adi. 2009. Menghubungkan 2 (Dua) Komputer dengan Kabel LAN (UTP) dalam http://infogaptek.com/2009/05/25/menghubungkan-2-dua-komputer-dengan-kabel-lan-utp/

Handi, W. 2009. Menghubungkan Dua Komputer dalam http://whandi.blogdetik.com/index.php/2009/03/menghubungkan-dua-komputer/

#Menghubungkan Komputer dengan Menggunakan Hub

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, apabila dua buah komputer yang akan dihubungkan memiliki kemampuan atau spesifikasi yang sejenis, dapat digunakan kabel UTP dengan urutan Cross Over Cable.

Namun, apabila ingin menghubungkan lebih dari dua komputer untuk dijadikan sebuah jaringan. Maka diperlukan hub/switch untuk menghubungkan komputer tersebut. Menghubungkan komputer tersebut dengan menggunakan hub harus menggunakan urutan Kabel Straight atau Straight Through Cable. 

Seperti sebelumnya, untuk membuat kabel dengan urutan Straight ini ada beberapa peralatan yang harus dipenuhi, seperti :

  • kabel UTP;
  • Connector RJ-45;
  • Crimping tools; dan
  • RJ-45 LAN Tester.

cara membuat membuat kabel straight

Baiklah, setelah peralatan telah ada. Mari kita lakukan langkah-langkah membuat Straight Through Cable :
  1. Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm
  2. Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar TIA/EIA 368B
  3. Setelah urutannya sesuai standar dan kabelnya lurus, potong dan ratakan ujung kabel menggunakan gunting (usahakan sama lurus),
  4. Masukan kabel  yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel sudah masuk sampai ujung dalam.
  5. Jepit/crimping menggunakan crimping tools dan pastikan semua pin (kuningan) pada  konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel.
  6. Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain

Langkah berikutnya adalah mengecek apakah kabel yang telah dibuat dapat digunakan dengan baik atau tidak menggunakan LAN Tester. Cara ini dilakukan dengan mencoba kedua ujung dari RJ-45 yang telah disusun berdasarkan urutan kabel yang diinginkan.
Adapun caranya adalah sebagai berikut:

  1. Colokkan satu kabel UTP ke LAN Tester yang besar dan masukkan lagi ujung kabel UTP lainnya ke LAN Tester yang kecil.
  2. Switch On LAN Tester
  3. Kabel UTP telah bagus jika dan benar jika urutan lampu berjalan mulai dari 0 sampai 8 secara berurutan dan serempak.
  4. Jika ada salah satu mati pada lampu LAN Tester itu menandakan ada kabel yang belum terhubung dengan baik dan jika dipasang akan menyebabkan komputer tidak konek internet ataupun antar komputer tidak terhubung. Jangan diputus dulu tapi cobalah crimping/jepit kembali dengan crimping tools lalu tes kembali.
Lalu, jika telah berhasil menyusun kabel straight, lakukan langkah selanjutnya. Yaitu, anda menghubungkan komputer-komputer tersebut dengan menggunakan hub, jangan lupa menghubungkannya dengan menggunakan kabel Straight Through.
-Terima Kasih !-
Sumber :
Marbun, Davot. Cara Membagi Jaringan Internet ke Beberapa Komputer dalam http://davotmarbun.blogspot.com/2011/06/cara-membagi-jaringan-internet-ke.html
Anonim. Urutan Kabel Straight dan Cross UTP serta Cara Membuatnya dalam http://carasetting.com/urutan-kabel-straight-dan-cross-utp-serta-cara-membuatnya/
Vinna Kusrini Gandamihardja
(10090111156)
Kelas D
Ekonomi — Akuntansi
Universitas Islam Bandung
2011-2012
Advertisements

TUGAS BLOG 2 : Sejarah Desain Keyboard “QWERTY”

16 Mar

Tugas Blog 2.2 : Sejarah Desain Keyboard

 

KEYBOARD

Keyboard adalah bagian paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi pemakai untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file.

Penciptaan keyboard komputer diilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar rancangannya dibuat oleh Christopher Latham tahun 1868 dan banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington.

Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf A – Z, a – z, angka 0 – 9, tombol dan karakter khusus seperti : ` ~ @ # $ % ^ & * ( ) _ – + = < > / , . ? : ; “ ‘ \ | serta tombol-tombol khusus lainnya yang jumlah seluruhnya adalah 104 tombol. Bentukkeyboard umumnya persegi panjang, tetapi saat ini model keyboard sangat variatif. Keyboard yang paling terkenal adalah keyboard QWERTY yang memiliki 101 buah key (tombol).

 

SEJARAH SUSUNAN KEYBOARD “QWERTY”

Mesin tik pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat pada tahun 1868 oleh Christopher Latham Sholes. Usaha pertamanya untuk membuat sebuah perangkat mengetik bisa dibilang jauh dari kata sempurna. Desain mesin tik pertama yang ia buat menggunakan huruf dan karakter pada ujung batang yang disebut “typebar”. Ketika tombol ditekan, typebar akan berayun dan menekan pita berlapis tinta yang akan mencetak karakter tersebut di atas kertas. Desain asli dari tombol keyboard diposisikan dalam susunan sesuai dengan urutan abjad (ABCDE) dalam dua baris. Namun pengaturan ini menyebabkan “typebar” pada mesin ketik akan saling tumpang tindih ketika menulis kombinasi huruf yang paling umum digunakan dari alfabet (misal TH dan ST), sehingga menyebabkan tombol akan sering macet dan memperlambat pekerjaan mengetik.

Untuk memecahkan masalah ini, Sholes memutuskan bahwa posisi tombol perlu disusun ulang. Pada tahun 1868, bekerja sama dengan Amos Densmore, Sholes mengatur huruf pada keyboard untuk mendapatkan jarak yang lebih baik antara tombol yang sering digunakan dengan yang jarang digunakan. Namun, hal ini malah membuat sebagian orang mengalami kesulitan untuk menemukan tombol yang akan mereka ketikkan dan akhirnya tetap membuat pekerjaan tidak menjadi lebih efisien. Sehingga beberapa orang berasumsi bahwa Sholes sengaja melakukan hal tersebut untuk memperlambat proses pengetikan sehingga tidak akan membuat macet mesinnya yang lamban. Namun, tujuannya adalah sebaliknya. Seseorang yang menguasai pengaturan tombol baru tersebut akan benar-benar dapat mengetik lebih cepat karena tombol tidak akan macet. Ini adalah awal dari keyboard QWERTY, yang pertama kali muncul pada tahun 1872.

Mesin tik pertama kali dijual secara luas pada tahun 1874 oleh Remington & Sons. Mesin tik ini disebut dengan Remington No 1. Namun, kebanyakan orang mengabaikannya karena pada tahun 1870-an, gagasan “menulis mekanis” masih terasa aneh bagi kebanyakan orang yang masih terbiasa menulis dengan menggunakan tangan. Empat tahun kemudian, setelah modifikasi susunan tombol keyboard, Remington & Sons memproduksi Remington No 2. Remington No 2 memiliki pengaturan tombol yang kita gunakan sekarang ini bersama dengan kemampuan mengetik baik huruf kapital maupun huruf kecil dengan menggunakan tombol shift (model pertama dari mesin tik hanya dapat mengetik huruf kapital saja). Tombol shift ini mendapatkan namanya disebabkan fungsinya untuk menggeser (“shift”) posisi antara huruf kecil atau kapital yang berada di typebar yang sama.

Kepopuleran mesin tik kemudian lambat laun mulai meningkat, dan orang-orang akhirnya berhenti mengeluh tentang pengaturan aneh tombol keyboard dan mulai menghafal susunan keyboard dan belajar bagaimana untuk mengetik dengan lebih efisien. Meskipun banyak susunan keyboard alternatif lain yang coba untuk diperkenalkan, tapi kebanyakan orang memutuskan untuk tetap memakai keyboard dengan susunan QWERTY.

Kemudian, pada awal tahun 1930-an Profesor Agustus Dvorak dari Washington State University mengembangkan keyboard yang lebih “user-friendly”. Dia mendesain ulang susunan tombol keyboard sehingga semua huruf vokal dan lima huruf konsonan yang paling umum digunakan disusun di deretan paling atas (AOEUIDHTNS). Dengan desain keyboard Dvorak ini, seseorang bisa mengetik sekitar 400 kata-kata bahasa Inggris yang paling umum hanya dengan menggunakan tombol dari barisan paling atas, bandingkan dengan hanya 100 kata-kata pada keyboard QWERTY . Selain itu, menggunakan keyboard Dvorak, jari juru ketik tidak akan harus melakukan perjalanan sejauh yang mereka lakukan pada keyboard Sholes untuk mengetik sebagian besar kata-kata.

Dvorak lalu mencoba untuk membuktikan bahwa mesinnya jauh lebih unggul dibanding mesin buatan Sholes. Namun, pembuktiannya ini tidak pernah terungkap. Banyak studi yang digunakan untuk menguji efektivitas keyboard-nya yang cacat atau dianggap terdapat konflik kepentingan di dalamnya karena Dvorak sendiri yang melakukan studi pengujian tersebut. Akhirnya sebuah studi yang dilakukan oleh US General Services Administration pada tahun 1953 tentang keyboard Dvorak mengambil suatu kesimpulan bahwa tidak peduli jenis keyboard yang digunakan, juru ketik tetap bisa saja mengetik dengan cepat atau sebaliknya. Oleh karena itu, mayoritas orang tidak ingin membuang waktu atau sumber daya yang dibutuhkan untuk melatih penggunaan keyboard baru, jadi mesin tik Dvorak tidak pernah benar-benar menarik mayoritas konsumen dan keyboard QWERTY akhirnya bertahan sampai hari ini dan kemungkinan besar sampai di masa yang akan mendatang.

sumber :

http://www.berbagaihal.com/2012/01/asal-usul-keyboard-qwerty.html

http://and-oschykm.blogspot.com/

http://cecepgp.blogspot.com/2012/02/sejarah-keyboard-qwerty.html

http://portal.paseban.com/news/2817/sejarah-keyboard

 

 

TUGAS BLOG 2 : Sejarah Mouse Komputer

15 Mar

TUGAS BLOG 2.1 : Sejarah “Mouse” Komputer

MOUSE KOMPUTER

Peranti ini sering diterjemahkan menjadi ‘tikus’ atau ‘tetikus’. Merupakan jenis peranti masukan yang umum dipakai pada komputer yang mendukung sistem berbasis grafis (misalnya Windows). Saat ini, mouse merupakan salah satu perangkat keras (hardware) yang penting dan digunakan oleh pengguna komputer (user) dalam kehidupan sehari-hari.

Mouse pertama kali ditemukan oleh Douglas Engelbart dari Stanford Research Institute pada tahun 1963.Mouse adalah satu dari beberapa alat penunjuk (pointing device) yang dikembangkan untuk online System (NLS) milik Engelbard. Karena kenyamanan dan kepraktisannya, mouse-lah yang dipilih. Mouse pertama berukuran besar, dan menggunakan dua buah roda yang saling tegak lurus untuk mendeteksi gerakan ke sumbu X dan sumbu Y. Engelbard kemudian mematenkannya pada 17 November 1970, dengan nama Penunjuk posisi X-Y untuk sistem tampilan grafis (X-Y Position Indicator For A Display System). Pada waktu itu, sebetulnya Engelbard bermaksud pengguna memakai mouse dengan satu tangan secara terus-menerus, sementara tangan lainnya mengoperasikan alat seperti keyboard dengan lima tombol.

Seiring zaman yang terus maju, peranti ini pun ikut berkembang dan muncullah berbagai versi mouse, yaitu :

1. MOUSE BOLA

Perkembangan selanjutnya dilakukan oleh Bill English di Xerox PARC pada awal tahun 1970. Ia menggunakan bola yang dapat berputar kesegala arah, kemudian putaran bola tersebut dideteksi oleh roda-roda sensor didalam mouse tersebut. Pengembangan tipe ini kemudian melahirkan mouse tipe Trackball, yaitu jenis mouse terbalik dimana pengguna menggerakkan bola dengan jari, yang populer antara tahun 1980 sampai 1990. Xerox PARC juga mempopulerkan penggunaan keyboard QWERTY dengan dua tangan dan menggunakan mouse pada saat dibutuhkan saja. Mouse saat ini mengikuti desain École polytechnique fédérale de Lausanne (EPFL) yang diinspirasikan oleh Professor Jean-Daniel Nicoud.

2. MOUSE OPTIKAL

Selain mouse bola, saat ini banyak digunakan mouse optikal. Mouse optikal lebih unggul dari mouse bola karena lebih akurat dan perawatannya lebih mudah dibandingkan mouse bola. Mouse optikal tidak perlu dibersihkan, berbeda dengan mouse bola yang harus sering dibersihkan karena banyak debu yang menempel pada bolanya. Mouse optikal pertama dibuat oleh Steve Kirsch dari Mouse Systems Corporation. Mouse jenis ini menggunakan LED (light emitting diode) dan photo dioda untuk mendeteksi gerakan mouse. Mouse optikal pertama hanya dapat digunakan pada alas (mousepad) khusus yang berwarna metalik bergaris-garis biru–abu-abu. Mouse optikal saat ini dapat digunakan hampir di semua permukaan padat dan rata, kecuali permukaan yang memantulkan cahaya. Mouse optikal saat ini bekerja dengan menggunakan sensor optik yang menggunakan LED sebagai sumber penerangan untuk mengambil beribu-ribu frame gambar selama mouse bergerak. Perubahan dari frame-frame gambar tersebut diterjemahkan oleh chip khusus menjadi posisi X dan Y yang kemudian dikirim ke komputer.

3. MOUSE LASER
Mouse laser pertama kali diperkenalkan oleh Logitech, perusahaan mouse terkemuka yang bekerja sama dengan Agilent Technologies pada tahun 2004, dengan nama Logitech MX 1000. Logitech mengklaim bahwa mouse laser memilki tingkat akurasi 20 kali lebih besar dari mouse optikal. Dasar kerja mouse optikal dan mouse laser hampir sama, perbedaannya hanya penggunaan laser kecil sebagai pengganti LED digunakan oleh mouse optikal. Saat ini mouse laser belum banyak digunakan, mungkin karena harganya yang masih mahal.Dari semua perkembangan mouse, yang tidak banyak berubah adalah jumlah tombolnya. Semua mouse memiliki tombol antara satu sampai tiga buah. Mouse pertama memiliki satu tombol. Kebanyakan mouse saat ini, yang didesain untuk Microsoft Windows, memiliki dua tombol. Beberapa mouse modern juga memiliki sebuah Wheel untuk mempermudah scrolling. Sementara itu, Apple memperkenalkan mouse satu tombol, yang tidak berubah hingga kini.

Mouse modern juga sudah banyak yang tanpa kabel, yaitu menggunakan teknologi wireless seperti Infra Red, gelombang radio ataupun Bluetooth. Mouse wireless yang populer saat ini menggunakan gelombang radio ataupun Bluetooth. Sedangkan mouse yang menggunakan Infra Red kurang begitu populer karena jarak jangkauannya yang terbatas, selain itu juga kurang praktis karena antara mouse dan penerimanya tidak boleh terhalang.

JENIS-JENISNYA
Mouse berfungsi sebagai penggerak kursor pada layar monitor. Sampai saat ini dibuat telah ada 4 jenis koneksi/penghubung mouse ke komputer yaitu :
1. Standard Serial Mouse.
2. PS2
3. USB
4. Wireless/Nirkabel/tanpa kabel

I.  Ada 2 jenis mouse yang beredar di pasaran yaitu mouse bola dan mouse sinar. Mouse bola dapat dibagi lagi menjadi 2 jenis yaitu tracking ball dan mouse biasa. Cara kerja mouse tracking ball adalah dengan menggerakkan bolanya secara langsung sedangkan mouse biasa dengan menggerakkannya. Mouse sinar bekerja dengan cara menggunakan sinar infra merah yang ditembakkan ke atas keping khusus. sinar ini digunakan untuk membaca kecepatan perubahan objek tersebut kemudian diadakan penyesuaian dengan kecepatan dan arah pergerakan cursor pada monitor. Yang termasuk jenis ini adalah mouse ballpoint berbentuk pena. Selain itu mouse juga dikenal ada yang bertombol 2 dan ada yang bertombol 3. Umumnya program-program aplikasi menggunakan standar tombol mouse 2 yaitu Microsoft Mouse, tetapi sekarang banyak yang beredar mouse dengan pilihan 3 tombol dan disamping itu kadang program aplikasi menyediakan pilihan apakah akan memakai mouse bertombol 2 atau 3.

II.  Sebelum menggunakan mouse, perlu diinstall softwarenya terlebih dahulu. Umumnya program mouse yang digunakan khusus untuk mouse tertentu saja sesuai dengan keluaran produksinya. Program tersebut bisa berbentuk execute program ataupun berbentuk device driver. Mouse dihubungkan secara hardware pada port I/O serial (COM) yang bisa dipilih pada saat diinstall.

III. Pengaksesan mouse dapat dilakukan melalui interupsi INT 33 H dari software mouse dan INT 15 H fungsi C2 H dari interupsi BIOS. INT 15 H hanya diperuntukkan komputer IBM PS/2 dan penggunaannya tidak kompatibel untuk komputer jenis lain.

TUGAS BLOG 1 : Opini dan Kesimpulan “Sejarah Perkembangan Komputer”

15 Mar

OPINI 

 

Komputer merupakan sebuah alat yang saat ini digunakan di berbagai bidang yang bertujuan untuk mempermudah kinerja manusia dalam melaksanakan berbagai kegiatan atau aktivitas mereka.
Sejarah komputer merupakan sebuah pengetahuan yang perlu diketahui oleh orang-orang, mengetahui serta memahami benda yang sehari-hari digunakan akan meningkatkan pengetahuan serta mendorong keinginan untuk semakin mengembangkan teknologi yang canggih ini.

Komputer, berdasarkan sejarahnya dibagi menjadi 5 generasi dan dari setiap generasi tersebut terdapat perbedaan serta perkembangan yang cukup pesat.

  1. Generasi Pertama (1946-1956), ciri-cirinya adalah menggunakan tabung hampa (vacuum-tube) sebagai komponen utama untuk menyimpan dan memproses informasi, ukurannya biasanya sangat besar.
  2. Generasi Kedua (1957-1963), menggunakan transistor yang berukuran relatif jauh kebih kecil, lebih handal, lebih murah, dan tidak sepanas tabung hampa. Menggunakan memori berupa inti magnetik, komputer mulai digunakan secara luas untuk aplikasi sains dan bisnis.
  3. Generasi Ketiga (1964-1979), menggunakan komponen IC (Integrated Circuit), mengandung ratusan hingga ribuan transistor, juga mengandung resistor dan diode. Ukurannya menjadi relatif lebih kecil dan memiliki kemampuan yang jauh meningkat daripada komputer generasi kedua.
  4. Generasi Keempat (1980-sekarang), penggunaan teknologi LSI (Large Scale Integration) dan VLSI (Very Large Scale Integrated), teknologi ini memungkinkan sebuah chip yang berukuran kecil dapat mengandung ratusan ribu transistor dan komponen elektronika yang lain.
  5. Generasi Kelima, komputer ini menggunakan massively parallel processor (MMP).

Tidak hanya berbagai generasi dari perkembangan komputer ini, saat ini seiring dengan semakin berkembang dan canggihnya komputer yang telah diciptakan dan masih akan diciptakan kembali terus menerus untuk membantu kegiatan manusia.

Berbagai istilah yang sampai saat ini tetap digunakan untuk memberikan nama kelompok komputer, sekalipun parameter yang digunakan untuk mengklasifikasikannya sering kali berubah seiring dengan perkembangan teknologi yang mendukung komputer. Kelompok tersebut yaitu mikrokomputer, workstation, minikomputer, mainframe, dan superkomputer.

  • Mikrokomputer atau lebih dikenal dengan sebutan PC (Personal Computer) atau komputer pribadi. Jenis inilah yang paling umum ditemukan dalam rumah maupun perkantoran.
  • mikrokomputer
  • Workstation adalah jenis komputer yang lebih ampuh daripada kebanyakan PC. Awalnya dirancang untuk memenuhi aplikasi perancangan berbasis grafis seperti CAD, tetapi belakangn juga banyak dipakai server dalam client/server.
  • Minikomputer sering kali disebut sistem midrange. Biasa digunakan pada perusahaan-perusahaan berskala menengah sebagai server. Contoh yang terkenal dan banyak digunakan pada perbankan adalah IBM AS/400.
  • Mainframe merupakan jenis komputer yang digunakan pada perusahaan-perusahaan berskala besar untuk menangani pemrosesan data dengan volume yang sangat besar.
  • Superkomputer adalah jenis komputer yang mempunyai kecepatan proses paling hebat. Biasa digunakan untuk menangani aplikasi yang melibatkan perhitungan yang kompleks, misalnya untuk peramalan cuaca dan perancangan roket.

Seperti hal yang dijelaskan dalam poin-poin diatas telah menunjukkan betapa pesatnya perkembangan teknologi saat ini yang memungkinkan hampir segala hal dilakukan secara terkomputerisasi. Saat ini adalah bagaimana kita sebagai manusia memanfaatkan teknologi tersebut menjadi teknologi komputer yang berdampak positif bagi manusia dan juga dunia, seiring perkembangan tersebut haruslah diikuti dengan perkembangan moril para pencipta dan penggunanya agar dapat menggunakan kecanggihan komputer saat ini menjadi positif dan bermanfaat.

Betapa sangat menguntungkannya teknologi yang saat ini telah dan masih dikembangkan oleh para ahli bagi umat manusia ke depannya jika dapat dimanfaatkan secara baik dan benar sesuai dengan tujuan utama diciptakannya komputer ini, mempermudah kinerja manusia.

Sumber : Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.

www.google.com

KESIMPULAN

Berdasarkan essay yang telah dijelaskan pada tugas satu mengenai “sejarah perkembangan komputer”, kita dapat menarik kesimpulan bahwa alat pengolah data dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu peralatan manual, peralatan mekanik , peralatan mekanik elektronik , peralatan elektronik.

Sedangkan awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871) tahun 1812 , dan pada tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Dengan mengaplikasikan kondisi benar-salah ke dalam sirkuit listrik dalam bentuk terhubung-terputus, Atanasoff dan Berry membuat komputer elektrik pertama di tahun 1940. Namun proyek mereka terhenti karena kehilangan sumber pendanaan.

Komputer modern ditandai dengan kelahiran komputer elektronik yang disebut dengan ENIAC (Electronical Numerical Integrator and Computer). Komputer ini diciptakan pada tahun 1946 di universitas Pennsylvania, Amerka Serikat, oleh Dr. John W. Mauchly dan J. Presper Eckert, Jr.

Hingga sekarang, komputer-komputer yang telah diciptakan dapat dibagi menjadi 5 generasi: generasi pertama, generasi kedua, generasi ketiga, generasi keempat dan generasi kelima.

Nama : Vinna Kusrini Gandamihardja

NPM / Kelas : 10090111156

Fakultas / Jurusan : Ekonomi / Akuntansi